2 Jan 2011

Ciri Copet Kalibata, Pasar Minggu, UI, Depok Baru.

Karena Saya sudah pernah kecolongan 1x ini saya buat articlenya :

Menjadi korban pencopetan memang sangat menyesakkan dada dan kadang bikin kesal berkepanjangan. Padahal setiap harinya, para penumpang KRL selalu 'dibayangi' oleh aksi para penjahat ini.
Untuk menghindari diri agar tidak menjadi korban para pencopet, kewaspadaan kita harus senantiasa ditingkatkan saat naik KRL, terutama ketika naik dan turun KRL. DI Hari Sabtu dan Minggu juga para pencopet biasanya 'rajin' beraksi mengincar para penumpang KRL yang jarang-jarang naik KRL.

Berikut ini beberapa ciri-ciri para pencopet yang biasa naik dari Stasiun Kalibata, Pasa Minggu , Kampus UI, dan Depok yang Kami kumpulkan dari berbagai sumber.

Kawanan copet yang biasa naik dari Stasiun Kalibata dan Pasar Minggu biasanya beraksi berdua dan turun di Tanjung Barat. Beraksi di jam-jam padat sekitar jam 19-an saat penumpang naik dan turun KRL.

Ciri-cirinya, yang satu tinggi sekitar 173 cm-an, pake topi pet, dan membawa ransel di depan. Biasanya memakai baju lengan panjang yang dilipat lengannya. Satunya lagi orangnya agak pendek, pakai topi pet juga, bawa ransel di depan juga dan seringnya pakai jaket hitam. Beraksinya biasanya di gerbong satu dan dua.

Sedangkan Kawanan Copet yang biasa beraksi di Stasiun UI sampai Depok Baru, ciri-cirinya antara lain rambut belah dua , ada bekas luka dipipi kanan dan tampang aga lusuh serta membawa tas..Teman-temannya juga agak lusuh tampangnya. Mereka seringnya berksi di Depok Baru. Kalau yang dari UI biasanya badan pada tegap dan rambut cepak serta memakai kaos yang 'berbau' tentara. Mereka biasanya berlima saat beraksi.


0 komentar:

Posting Komentar